Sunday, October 7, 2012

WS-edition III


WS-edition III
.Cahaya tegak berdiri à
30/06/2012 ; 10:43AM
            Berawal dari ketidakbiasaan menjadikan sebuah tanda Tanya, membuat rasa sensitif ini terunggah untuk menelusuri apa yang terjadi saat itu. Inisiatif itu pun merubah segalanya menjadi sebuah kisah malam yang gelap yang hanya sebatang lilin putih tegak berdiri dengan sinar api yang menerangi dengan sentuhan denting taek guk gi pada saat itu.

Hingga waktunya rasa keliru itu pun terjawab.dimulai dengan cerita kehidupan sang pesirkus kelamin(sorry brother) menceritakan apa yang terjadi pada dirinya, titisan lilin itu pun telah sampai  pada batas tengah yang berarti usai cerita dari sang pesirkus.
Ditengah titisan lilin itu sang perasa menyalakan alarm itu tanda sang perasa akan menceritakan apa yang dia rasakan apa yang berkecambuk dalam hatinya. Dengan beberapa motivator yang memberikan beberapa saran dan masukan membuat  sang perasa tenang dan mengambil keputusan apa yang semestinya ia lakukan.

Lilin sudah sampai pada titik akhir penghabisan tandanya raja dibalik raja pada obrolan yang terbit menghangatkan bumi menyentuh kemenangan melebihi rasa nurani mempererat  bahwa ini dia rasa yang dapat mempererat tali persaudaraan kita.

Perlahan sangat pelan hingga terang kan menjelang cahayanya besar mencuat munculkan bayang, Disini kuberdiskusi dengan awalan lirih, Hingga saatnya iya menceritakan apa yang menjadikan dia jenuh. Shock,mendengar sang perasa menceritakan bahwa apa yang terjadi selama ini terjadi yang enggan engkau tak ketahui. 

Hingga pada saatnya soliders yang ada pada saat itu mengatakan “sudah” sudah cukup kita melihat engkau jenuh sudah cukup engkau bergelimat dalam kehidupan yang bukan kehidupanmu. Sudah saatnya engkau melangkahkan kaki keluar dari pintunya,dua pilihan yang membuat sang raja harus memilih, 

satu, lo harus cari yang membuat lo nggak jenuh yang bisa nemenin dikala lo butuh support. Atau. 

dua lo mengisayaratkan kembali ke dia (dia yang memiliki jidat yang lebar yang sedikit timbul kalau kata bapak plang nama dalam pengalamannya mencetak plang nama “sori nih brother”).

Motivator:, yg tegas memilih, agar Kau dihadiahkan kepadamu seorang wanita yg bisa mencintaimu dgn sepenuh hatinya.

Dan akhirnya penjelasan sana sini dan bosen dengan penjelasan itu. Keputusan mutiara kata yang keluar dari bibir manis mengartikan gue masih sayang dengan sijidat akhirnya suara bergemuruh dan cahaya terhembus angin menandakan usai sudah upacara cahaya tegak berdiri dan saatnya membuat ,rasa lapar ini terobati.






0 comments:

Post a Comment

Terimakasih anda telah meluangkan waktu,merefresh otak anda, dan melatih mata anda untuk tetap dapat membaca...

    Blogroll

    About